Minggu, 01 April 2012

Diskusi Publik FORBI "Haruskah Demo Berakhir Anarkis?"

Sehubungan dengan program kerja FORBI HIMA IAN UNY, pada tanggal 29 Maret 2012 kemarin diadakan Diskusi Publik pertama di Ruang Kanopi Dekanat FIS UNY lantai 2. Adapun tema yang diangkat yaitu “Demo Mahasiswa Menyuarakan Suara Rakyat, Haruskah Berujung Anarkis.”

Diskusi ini dihadiri oleh sekitar 40 orang, termasuk Ibu Kurnia Nur Fitriana, SIP, dosen IAN UNY, selaku pendamping dan dibuka dengan pengantar dari kedua pembicara dari mahasiswa IAN sendiri yaitu Arya Pratama dan Rizki Zerunisa. Disini diskusi berjalan dengan lancar, aspiratif dan kreatif. Semua peserta menyuarakan pendapatnya tak terkecuali bagi mahasiswa AN angkatan 2011.


Demonstrasi memang tidak dilarang karena merupakan salah satu bentuk masyarakat dalam berdemokrasi. Namun dalam demonstrasi, terdapat aturan-aturan dimana sudah dicantumkan dalam hukum Indonesia. "demonstrasi itu bebas,bebas teratur. saat ini demonstrasi bebas kebablasan", kata Arya dalam pengantar diskusi. Demonstrasi di Indonesia pada sekarang ini berkesan anarkis yang menuju pada tindakan melawan hukum. mahasiswa jangan sampai menjadi provokator pengeruh suasana. mahasiswa dapat melakukan dengan caranya yaitu menulis di media sebagai demo menyuarakan pendapat. Garis-garis besar inilah yang menjadi pokok pembahasan dalam diskusi pada sore itu.

acara ditutup dengan berbagai kesimpulan, kita tidak hanya menyuarakan tetapi memberi solusi dan dalam menyuarakan suara rakyat, mahasiswa harus melakukan pendekatan intektual. FORBI Kritis Solutif. (rebecha)

0 komentar:

Posting Komentar