Kamis, 31 Mei 2012

Diskusi Publik FORBI “Peran Kepolisian Dalam Otoritas Keamanan Negara”

FORBI kembali mengadakan Diskusi Publik pada rabu (30/5) di Taman Pancasila. Mengangkat tema “Peran Kepolisian Dalam Otoritas Keamanan Negara”, diskusi dimodetori oleh Sarwindah Asyifa dengan dua pembicara yaitu Seno Aji Febrianto dan Meigita Dyah Utami. Dengan jumlah peserta 19 orang, acara berjalan seru dan panas seperti biasa. Terlebih para pembicara mengangkat isu yang lagi panas seperti kasus pembatalan konser Lady Gaga, kerusuhan suporter bola dan geng motor.


Dari pembicara, Seno mengatakan “konser Lady Gaga batal karena beberapa alasan seperti penolakan ormas, ancaman aksi, politisasi atau murni persaingan promoter”. Sementara Meigita mengatakan “polisi pasif dan tidak memiliki inisiatif sehingga preman sekarang lebih dipercaya”. Setelah dapat pancingan dari pembicara, banyak sekali opini yang dikeluarkan peserta baik pro maupun kontra. Endah mengatakan, “alasan polisi karena keamanan itu ironis. Karena keamanan merupakan tanggung jawab dan pekerjaan mereka. Harusnya polisi menjadi penengah, polisi jangan cari aman”. sementara dari Arya, “tindakan polisi sudah tepat. Pembatalan dipilih oleh manajemen Gaga bukan promotor atau kepolisian”.

Tidak hanya kasus Lady Gaga, banyak sekali ketidaktertiban yang meresahkan seperti kerusuhan suporter bola dan geng motor. Dani mengatakan, “banyak sekali ketika ada keramaian pasti ricuh seperti pertandingan sepakbola, bahkan hanya ramai mengantri seperti antre tiket. Dilihat dari sisi tersebut, masyarakat kita tidak sabaran dan mudah terpancing (belum dewasa)”. Ibnu menambahkan “geng motor muncul karena ada kesamaan nasib, biasanya anggota merupakan remaja labil. Tapi dari sisi polisi, mereka kurang sigap. Baru bergerak jika ada kejadian. Citra polisi buruk dalam perannya mengayomi dan memberikan perlindungan”.

Dari banyak opini yang berkembang, beberapa peserta memberikan beberapa saran. Syarif mengatakan “polisi diatas mungkin sudah baik, namun polisi lapangan yang masih harus dibenahi”. Cipto  menambahkan “rekrutmen polisi harus dibenahi dan kultur kita juga harus diubah”. Tugas ketertiban dan keamanan memang tugas kepolisian, namun juga harus mendapatkan dukungan dari masyarakat. masyarakat juga harus tertib biar tercipta rasa aman dan mendukung terciptanya penegakan hukum. FORBI Kritis Solutif.

1 komentar:

Posting Komentar