Senin, 08 April 2013

PUBLIC SPEAKING, masih malu berbicara di depan umum?



Untuk menambah keterampilan dan melatih mental berbicara di depan publik, jurusan Ilmu Administrasi Negara UNY mengadakan Training Public Speaking. Acara diadakan di Ruang G.02.109 FIS UNY Sore tadi (08/04) dimulai pukul 15.00. antusiasme peserta sangat terlihat sekali dengan berbondong-bondong mendaftar di sekretariat depan ruangan.
Trainer dihadirkan Tim Trainer Omah Kreatif Manajemen UNY. Mengawali trainer sore itu dibuka oleh saudari Arum dari tim trainer sebagai moderator. Kemudian selanjutnya acara dibawakan oleh Trainer pertama yaitu Jarot Dwi Handoko.
Dalam sesi pertama ini Jarot menjelaskan bahwa untuk menjadi public speaker harus memperhatikan penekanan intonasi berbicara yang baik, gerak tubuh yang tidak kaku, dan intinya harus terbiasa dengan berbicara di depan publik.
“Diam sampai kapanpun impian tidak akan terwujud” imbuh Jarot dalam penyampaian materi untuk mahasiswa jurusan IAN. Kalimat ini seakan mematahkan sebuah pepatah “Diam itu emas”. Artinya diam itu bukan usaha untuk mencapai sebuah emas (baca:impian/cita-cita). Public speaker itu juga harus bisa mengontrol dan menguasai lingkungan dalam ruangan trainer. Artinya public speaker juga dapat sekaligus menjadi leader yang dapat menguasai perhatian peserta training.


Sesi pertama ditutup dengan Uji Nyali. Uji nyali disini yaitu menguji siapa saja yang berani untuk tampil dan berbicara didepan para peserta.
Sesi kedua dibersamai oleh Fitri Badriah. Dalam sesi kedua ini dijelaskan tentang teknik-teknik public speaking. Meliputi gaya gerak tubuh, berpindah-pindah posisi tempat agar tidak monoton. Yang inti dari sesi ini, public speaker dapat menguasai peserta, dapat membuat audience penasaran dan tetap fokus pada apa yang sedang disampaikan oleh trainer.
Pukul 17.00 acara ditutup dengan riuh tepuk tangan para peserta trainer. Hari pertama ini sukses. Ikuti Public Speaking dipertemuan selanjutnya dua minggu kedepan. :)

0 komentar:

Posting Komentar