Sabtu, 06 April 2013

SIDANG ISTIMEWA YANG DI SKORS

    dok.nadjih

20/3/2013 di ruang G.02.109 berlangsung Sidang Istimewa yang diselenggarakan oleh DPM KM FIS UNY. Penyelenggaraan sidang istimewa tersebut menurut pemaparan Septian Adi Cahyono, selaku anggota komisi III DPM KM FIS adalah untuk mengembalikan kinerja Ormawa FIS UNY yang ternyata telah menyalahi PD/PRT KM FIS UNY. Selain untuk meluruskan kinerja Ormawa FIS UNY, agenda Sidang Istimewa kali ini adalah untuk mengamandemen Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga KM FIS UNY yang sempat dinyatakan hilang dan baru ditemukan beberapa saat yang lalu agar lebih sesuai dengan kultur dan perkembangan zaman organisasi mahasiswa saat ini.


Karena sempat hilang dan kurangnya sosialisasi, mungkin itulah penyebab banyak peserta sidang yang masih belum begitu memahami apa itu KM FIS UNY. Sedikit melihat ke masa lampau, KM (Keluarga Mahasiswa) muncul sebagai Ideologi organisasi mahasiswa UNY untuk menggantikan REMA (Republik Mahasiswa) yang dirasa kurang berhasil dan akhirnya dibekukan. Dengan memakai Ideologi KM sebagai landasan organisasi diharapkan mampu menutupi kelemahan-kelemahan pada REMA, yang diharapkan kedepannya lebih baik.

Menurut pimpinan Sidang III yaitu Pujo Selo Pangestu, “jalannya sidang terlalu didominasi oleh beberapa ormawa saja sehingga, seakan akan ormawa yang lain cuma ikut ikutan saja”. berbeda dengan Pujo, menurut Neti Mufaiqoh  sebagai peserta sidang, berpendapat “jalannya sidang adem ayem, peserta seperti mencari jalan tengah untuk menghindari gesekan-gesekan yang menimbulkan konflik”.

Sidang berakhir dengan pimpinan sidang menetapkan bahwa sidang diskors dengan batas maksimal 2 minggu karena keterbatasan waktu dan tempat. Maka PD/PRT belum bisa diputuskan dan disahkan. 

0 komentar:

Posting Komentar