Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta

Pengurus HMAP UNY 2019

Kabinet Inisiator

Keseruan LTF (Leadership Training and Familiarity) AP UNY

PLAN 2019

PUBLIC ADMINISTRATION

SEMINAR NASIONAL

Senin, 15 Desember 2014

Sigara Nandur Mangrove



Sabtu (13/12) berlokasi di Pantai Baros Tirtohargo Kretek Bantul, Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (Hima IAN) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY) mengadakan tanam 115 bibit mangrove. Kegiatan yang bertajuk “Sigara Nandur Mangrove” dilaksanakan dalam rangka memperingati Dies Natalis Hima IAN UNY ke-4.
Ada 90 lebih mahasiswa dari Jurusan Ilmu Administrasi Negara (IAN) dan mahasiswa Kehutanan UGM yang turut berpartisipasi dalam acara ini. Acara ini tidak hanya melibatkan mahasiswa saja, namun juga masyarakat sekitar Baros. Penanaman mangrove ini bekerjasama dengan Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KP2B).
Ketua KP2B, Dwi, dalam sambutannya menjelaskan tentang gambaran umum jenis-jenis mangrove, medannya, arahan bagaimana cara menanam mangrove yang benar, dan dilanjutkan sesi tanya jawab.
Mangrove merupakan ekosistem tumbuhan yang tumbuh di daerah pasang surut yang tergenang pada waktu pasang dan bebas dari genangan pada saat surut. “Ada empat jenis mangrove diantaranya yaitu: Bakau (Rhizopora), Api-api (Avicennia spp), Pedada (Sonneratia), Tanjang (Bruguiera). Api-api adalah jenis yang paling kuat untuk ditempatkan di bagian depan ekosistem mangrove dan Rhizopora lebih cocok untuk memperindah. Sebenarnya mangrove bisa ditanam diarea apa saja, seperti lumpur atapun pasir. Tinggal disesuaikan dengan jenis dan cara penanamannya”. Jelas Dwi.
 “Wilayah pantai selatan yang ekstrem membuat tumbuhan di ekosistem mangrove tidak tumbuh secara merata. Semisal menanam 100 dapat hidup 30 sudah merupakan hal yang bagus.” Terang Devi salah satu anggota KP2B yang juga sekaligus mahasiswa IAN UNY.
Ketua panitia Sigara Nandur Mangrove, Feby Wahyu S., menjelaskan bahwa agenda tanam mangrove selain mengetahui kawasan ekowisata mangrove juga bermanfaat untuk mahasiswa dapat mengetahui cara penanaman mangrove dengan benar dan ikut berperan aktif dalam penghijauan.
Tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk membantu melakukan penghijauan di kawasan sungai Opak. Selain itu untuk menunjukkan bahwa mahasiswa Administrasi Negara juga cinta dan peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan dapat lebih menumbuhkan rasa cinta dan peduli terhadap lingkungan. Selain itu, semoga selanjutnya kegiatan penghijauan ini menjadi agenda rutin setiap tahunnya oleh Hima IAN UNY untuk kelestarian lingkungan hidup. (tsani)

Jumat, 14 November 2014

Seminar Nasional dan Call for Paper


Jurusan Ilmu Administrasi Negara FIS UNY
mempersembahkan

Seminar Nasional dan Call for Paper 
Tema: "Mewujudkan Administrator Publik yang Berintegritas di Era Pemerintahan Baru"
Narasumber: Prof. Dr. Agus Dwiyanto (Kepala LAN RI), Dr. Abraham Samad, S.H., M.H. (Ketua KPK RI), dan Tim Kajian Kebijakan Publik dan Governance
Tempat & Waktu: Ruang Ki Hajar Dewantara FIS UNY, 28-29 November 2014
Biaya: Pemakalah: 200.000, Peserta tanpa makalah (S3/S2/Umum): 100.000, Mahasiswa S1: 30.000
Kontak Sekretariat: Kantor Jurusan Ilmu Administrasi Negara FIS UNY Kampus Karangmalang Yogyakarta Lantai 3, CP: Kurnia Nur Fitriana 085643082385

Download:
Leaflet 1 
Leaflet 2
Pamflet
Template Call Paper

website FIS UNY
Twitter @himasigara

Selasa, 11 November 2014

Kunjungan Akademik Hima IAN UNY Ke Pemprov DKI Jakarta dan KPK RI


Foto bersama Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) di Ruang Auditorium Pemprov DKI Jakarta

Kamis-Minggu (6-9/11) Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (Hima IAN) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY) mengadakan kunjungan akademik “Invist Sigara” ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada 80 mahasiwa Ilmu Administrasi Negara (IAN) dan Ilmu Komunikasi (Ilkom) UNY dengan didampingi dua dosen yang ikut berpartisipasi dalam kunjungan ini.

Kamis sore sekitar pukul 14.30 sesuai jadwal yang diagendakan panitia, rombongan berangkat dari taman Rektorat UNY menuju Jakarta menggunakan dua bus. Suasana pada sore hari itu sangat cerah sehingga sangat mendukung kawan-kawan dalam perjalanan. Pukul 18.00 rombongan sampai di Rumah Makan Sari Bahari Kebumen untuk istirahat, sholat, dan makan. Perjalanan dilanjutkan pukul 19.30 dan Jum’at sekitar pukul 04.30 rombongan tiba di Masjid AT-TIN TMII Jakarta Timur untuk persiapan segala kebutuhan pribadi menuju Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Setelah semua rombongan sudah siap dan segar kembali yang sebelumnya menempuh perjalanan yang melelahkan selama 14 jam, selanjutnya berangkat menuju Pemprov DKI Jakarta. Walaupun dihadapkan dengan macetnya kota Jakarta, namun rombongan tiba disana tepat waktu sesuai yang dijadwalkan sekitar pukul 08.30. Sesampainya disana, rombongan disambut dengan hangat oleh para Pegawai dan Pejabat Pemprov DKI Jakarta menuju Auditorium. Dalam kesempatan tersebut, peserta kunjungan mengikuti beberapa rangkaian acara seperti ramah tamah, sambutan, dan pemaparan tentang DKI Jakarta dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang disampaikan oleh Drs. Noor Syamsu Hidayat, M.M selaku Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta.

Latar belakang dari BPTSP yaitu dalam rangka mewujudkan visi misi Provinsi DKI Jakarta 2013-2017 yakni membangun pemerintahan yang bersih dan transparan serta berorientasi pada pelayanan publik. Kemudian BPTSP diharapkan menjadi suatu lembaga percontohan (icon) bagi pelayanan publik. Syamsu menjelaskan bahwa tujuan dari Pelayanan Terpadu Satu Atap yakni untuk memangkas birokrasi dalam aspek pelayanan publik. “PTSP di DKI ini sebuah lembaga yang memang dibentuk untuk memangkas birokrasi dalam aspek pelayanan publik, yang dahulunya PTSA (Pelayanan Terpadu Satu Atap) dirubah menjadi PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu)”

Akhir dari penjelasan, Syamsu mengatakan bahwa “Perubahan harus dimulai dari diri sendiri, mengubah organisasi, bukan sekedar pintar tetapi harus mempunyai integritas, memahami prosedur mekanisme layanan dan sikap perilaku untuk melayani bukan untuk dilayani“ tegas Syamsu. Dialog kecil ini berakhir dengan pemberian kenang-kenangan oleh panitia Invist Sigara dan dari Pemprov sekaligus menutup perjumpaan rombongan Invist Sigara dan Pemprov DKI Jakarta kali ini.

Perjalanan dilanjutkan menuju Masjid Istiqlal untuk menjalankan ibadah Sholat Jum’at dan kemudian berlanjut ke Komisi Pemperantasan Korupsi (KPK). Bertempat di Auditorium KPK, disana rombongan diberikan pengetahuan tentang pendidikan antikorupsi, sosialisasi, dan pencegahan korupsi. Materi disampaikan oleh Mohammad Jhanathan sebagai Fungsional Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat di KPK. “Ada 30 jenis korupsi, 28 merupakan jenis korupsi dilihat dari perilaku, salah satunya yaitu Gratifikasi. Meskipun pangkatnya tinggi dan pendidikan tinggi gratifikasi masih sering terjadi di pejabat pemerintahan” tutur Jhana.

“Basmi korupsi bersama KPK dengan cara hindari pemerasan, suap, perbuatan curang, gratifikasi, penyalahgunaan wewenang, dan lain-lain. Melanggar lalu lintas dan menyontek merupakan delik korupsi maka hindari perbuatan tersebut! Penegakan nilai-nilai integritas dengan evaluasi pekerjaan setiap hari” tambah Jhana.

Setelah seharian penuh peserta kunjungan ke Pemprov dan KPK dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan dan ilmu tambahan untuk perkuliahan, lanjut ke studio syuting Trans7. Disana para rombongan menjadi penenonton menikmati acara ASAL (Asli atau Palsu) yang dibawakan oleh Gilang dengan bintang tamu Siti Badriah dan Mpok Atiek. Penonton tertawa riang gembira melihat banyolan dari Nunung, Kinoy, Omas, dan Mpok Atiek. Ditutup oleh Siti Badriah menyanyikan lagu “Berondong Tua” penonton berdendang menikmati irama lagunya.

Malam menunjukkan pukul 21.30 saatnya beristirahat dan menginap di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur untuk beristihat dan Sabtu pagi rombongan berwisata ke Bandung menuju Kebun Stroberi Cikole Lembang dan Cihampelas Walk berbelanja pernak-pernik khas Bandung. Walaupun Bandung dilanda hujan namun para rombongan tetap menikmati suasana Bandung yang dingin dan menyejukkan. Sekitar pukul 17.00 selesai jalan-jalan ke Bandung maka tiba saatnya Invist Sigara kembali pulang menuju Yogyakarta. Ditengah perjalanan tak lupa untuk membeli oleh-oleh khas Jawa Barat seperti Peuyeum, Moci, Dodol, dan yang lainnya. Dalam perjalanan rombongan tidur lelap, dan Minggu pagi sekitar pukul 8.00 sampai di Rektorat UNY dengan selamat.

Invist Sigara ini diharapkan dapat menambah referensi keilmuan dan pengetahuan mahasiswa dalam mendesain dan mengembangkan ilmu pemerintahan selain itu juga sebagai praktek langsung dan mengamati tata cara pemerintahan yang baik atau birokrasi dalam suatu institusi.Selain itu yaitu untuk meningkatkan rasa kekeluargaan seluruh keluarga Ilmu Administrasi Negara baik dosen maupun mahasiswa. (tsani)

Kamis, 30 Oktober 2014

Partisipasi Mahasiswa IAN FIS UNY dalam Temu Admi 2014


Administrator Muda Indonesia (AdMI) merupakan sebuah forum keilmuan Administrasi Negara/Publik yang mewadai dan menghimpun mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia. Sampai saat ini ada 29 universitas yang tergabung dalam AdMI. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan salah satu yang tergabung di dalamnya.
Sebagai wadah bertemunya intelektual administrator muda se-Indonesia maka dilaksanakan  “Temu Admistrator Muda Indonesia” yang diadakan satu tahun sekali. Setelah tahun lalu Temu AdMI bertempat di Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang, temu AdMi tahun ini diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dengan mengangkat tema “Pembangunan Kebijakan Daerah Tertinggal di Nusantara” Temu AdMi kali ini diikuti oleh 25 universitas dari seluruh Indonesia. Acara yang berlangsung Rabu–Sabtu (22—25/10/2014) ini meliputi Pembukaan, Seminar Nasional, Diskusi, Hearing, Sidang Umum AdMI, Gala Dinner Penutupan, dan dilanjutkan Field Trip Surabaya.
Delegasi dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (Hima IAN) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY) mengirimkan empat orang delegasi (Norgitya Dwi Wahyu Putra, Lintang Wisnuhadi, Depi Maryati, dan Diena Al Haq).
Hari pertama Temu AdMI digelar seminar nasional di Gedung Perkuliahan I6 UNESA. Pada semnas ini diawali oleh Drs. H. Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jawa Timur) dengan mengangkat tema “Kebijakan Pembangunan Daerah Tertinggal di Nusantara”. Pada kesempatan tersebut, Saifullah menjelaskan, “Pada daerah tertinggal seperti daerah perbatasan dengan negara tetangga, masyarakat lebih memilih untuk membeli kebutuhan ke negeri seberang yang lebih murah dan lebih terjangkau. Mereka menilai bahwa pemerintah kurang memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah yang jauh dan terpencil,” ungkapnya. Dalam semnas ini Saifullah berharap pembangunan yang dilaksanakan di Indonesia dimulai dari desa, terutama daerah perbatasan harus mendapatkan perhatian khusus karena kurangnya pemerataan pembangunan di Indonesia.
Kegiatan berlanjut di gedung yang sama berlangsung Hearing dengan Ombudsman Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, para peserta menyampaikan hasil diskusi kepada Ombudsman sebagai bentuk pemberian solusi terhadap isu-isu terkait. Kemudian saat Sidang Umum AdMI, berhasil ditentukan melalui musyawarah tuan rumah dan tema Temu AdMI selanjutnya. Di akhir sidang para peserta diminta menyampaikan pernyataan untuk memilih menjadi anggota tetap atau bukan dalamTemu AdMI mendatang.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Temu AdMi, M. Syukron Amin menyampaikan, “Tujuan dari kegiatan ini adalah terbinanya mahasiswa yang berintelektual dalam bingkai diskusi keilmuan, yang mengangkat isu-isu dalam negara yang berlangsung secara formal untuk menjadi wadah dan menyalurkan aspirasi mahasiswa Administrasi Negara se-Indonesia,” urainya. Hasil yang diharapkan dari kegiatan Temu AdMI Se-Indonesia yaitu dapat menumbuhkan sikap dan sifat kritis transformatif dalam turut serta membangun pembangunan di Indonesia. (tsani)

Senin, 13 Oktober 2014

HIMA IAN UNY Gelar Lomba Debat SMA Sederajat Se-DIY dan Sekitarnya


Sabtu-Minggu (11-12/10) Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (Hima IAN) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY) menggelar Lomba Debat SMA/MA sederajat se-DIY dan sekitarnya. Lomba Debat memperebutkan Tropi Gubernur (Juara 1), Tropi Bupati Sleman (Juara 2), dan Tropi Dekan FIS UNY (Juara 3), serta ketiga juara mendapatkan uang pembinaan dan piagam.

Tema yang diangkat dalam Lomba Debat tahun ini “Potret Nasionalisme Bangsa Indonesia di Era Globalisasi” diikuti oleh 18 tim meliputi: SMK N 1 Kasihan, SMA N 2 Bantul, SMA N 1 Pajangan, SMA N 4 Yogyakarta, SMA N 6 Yogyakarta, SMA N 9 Yogyakarta, SMA Bopkri 2 Yogyakarta, SMK N 3 Yogyakarta, SMA N 2 Wates, SMA IT Ikhsanul Fikri Magelang, dan SMA Taruna Nusantara Magelang. 

Hari pertama lomba bertempat di gedung perkuliahan Fakultas Ilmu Sosial UNY menyisihkan 8 besar. Diantaranya yang lolos delapan besar yaitu SMA Taruna Nusantara Magelang (2 Tim), SMA Negeri 6 Yogyakarta (2 Tim), SMA Bopkri 2 Yogyakarta (Tim B), SMK N 1 kasihan (Tim A), SMK N 3 Yogyakarta (Tim B), dan SMA N 1 Pajangan

Mosi yang disajikan meliputi; babak delapan besar “Pemerintah akan menghapuskan kurikulum 2013”, babak semifinal “Pemerintah akan menerapkan pajak untuk makanan cepat saji guna menurunkan perilaku konsumtif masyarakat”, babak grandfinal “Pemerintah akan menerapkan kembali pemilukada langsung sebagai implementasi negara demokrasi”.

Pada hari terakhir, babak semifinal dan grandfinal bertempat di Ruang Cut Nyak Dien FIS UNY. SMA Taruna Nusantara Magelang (Tim A) dan SMA N 6 Yogyakarta (Tim B) berada pada puncak pertandingan. Perdebatan berlangsung cukup panas, namun 2 tim tersebut merupakan tim unggul yang memang layak mencapai final. Terbukti dari argumen kuat yang berdasar dari keduanya.

Sampai tiba saatnya pengumuman pemenang, SMA N 6 Yogyakarta (Tim B) sebagai Juara 1, diikuti oleh SMA Taruna Nusantara (Tim A) dan SMA Taruna Nusantara (Tim B) sebagai Juara 2 dan Juara 3. Tim juri dihadirkan dari UKM Bahasa Asing SAFEL (Student Activity Forum of Foreign Languages) UNY, Mahasiswa dan dosen Ilmu Administrasi Negara UNY.

Akhir lomba debat ini diharapkan dapat meningkatkan jiwa nasionalisme di kalangan remaja di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, memberikan wadah bagi siswa SMA/SMK/MA untuk dapat mengemukakan pendapat melalui lomba debat, dan kemudian dapat memberikan sumbangsih kepada negara dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan kepedulian generasi muda terhadap bangsa dan negara. (tsani)


Minggu, 12 Oktober 2014

Media Terbaik 2014

Alhamdulillah, Hima Ilmu Administrasi Negara UNY dapet penghargaan media terbaik -Media Awards 2014- dari BEM FIS UNY :D. Terima Kasih semuanya ({})

PENSIGARA

Pentas Seni Ilmu Administrasi Negara (Pensigara). Merupakan pentas seni yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara UNY (himasigara). Pentas Seni yang kedua ini, setelah tahun 2013 menampilkan guest star Sastro Moeni dan Apollo 10, pada tahun 2014 himasigara menampilkan bintang tamu BravesBoy. informasi selengkapnya: twitter: @himasigara atau 087764315494

Rabu, 01 Oktober 2014

Pengumuman Pemenang Lomba Esay Sigara In Competition 2014

Selamat Malam berikut prngumuman pemenang Lomba ESAY Semnas & Sigara in Competition 2014  JUARA 1, Maria Putri EL dari UGM
JUARA 2, Sarah Sekar Langit dari UNY
JUARA 3, Petrus Kanisisu Siga Tage dari UNAIR
selamat kepada para pemenang :D
Hadiah di serahkan dalam Seminar Nasional Jurusan Ilmu Administrasi Negara UNY pada hari Kamis, 2 Oktober 2014.
Bagi para pemenang diharapkan hadir, jika tidak dapat hadir hadiah akan ditransfer dan sertifikat akan dikirimkan via email, info lebih lanjut silahkan menghubungi Zunita / 087733810623

Jumat, 26 September 2014

Lomba Desain Poster

 
Lomba Desain Poster | Total Hadiah Rp.1 juta | Tema: Demokrasi Karya | Pendaftaran 25k/karya s/d 21 Oktober 2014 | CP 085728428157 @himasigara | www.himasigara.org 
Download formulir dan ketentuan lomba

Seminar Nasional 2014


Seminar Nasional | 2 Oktober 2014 pukul 09.00-selesai | Ruang Sidang Utama Rektorat UNY | Tema: Menyongsong Pemimpin Baru Indonesia: Teladan dan Pantangan dalam Mewujudkan Tata pemerintahan yang Berintegritas | Pembicara: Abraham Samad (Ketua KPK), Sudjarwadi (Rektor UGM 2007-2012), Purwadi (Budayawan), M. Robi'e (Mahasiswa IAN UNY) | HTM Pre Event Mhs S1/D3 45k, S2/Umum 55k, OTS +10k | CP 089640401254 | @himasigara | www.himasigara.org


Latar Belakang
Pemilihan  Presiden  Republik  Indonesia  baru  selesai  diselenggarakan  oleh  lembaga KPU dalam menentukan nasib bangsa selama 5 tahun mendatang. Pemilihan tersebut menjadi pesta  demokrasi  bagi  masyarakat  untuk  memilih  pemimpin  baru  dalam  5  tahun  ke  depan. Tanggal 9 Juli 2014  lalu  menjadi waktu bersejarah  yang baru  bagi  rakyat dalam menentukan pilihannya dengan berbagai isu dan problematika  yang terjadi selama pilpres tersebut, akan tetapi  pemimpin  baru  sudah  terpilih  dan  disahkan  oleh  lembaga  KPU.  Setelah  seleksi  yang panjang,  dan menuai kontroversi di kalangan masyarakat,  hingga memebentuk 2 kubu yang berbeda untuk mendukung 2 calon berbeda memunculkan  paradigma baru dalam masyarakat, berbagai  macam  kampanye  dilakukan  oleh  2  kelompok  massa  akibat  adanya  perbedaan persepsi tentang seorang pemimpin yang dibutuhkan oleh rakyat, pemimpin yang tegas atau pemimpin  yang  merakyat  adalah  isu  utama  yang  bermain  selama  kampanye.  Munculnya kampanye  hitam,  kampanye  negatif  maupun  kampanye  putih  adalah  bagian  dari  pesta demorasi rakyat  dalam  5 tahunan ini.  Hal klise yang lebih condong normatif masih menjadi visi misi presiden untuk dapat memperoleh suara rakyat.Meningkatnya partisipasi masyarakat khususnya pemilih pemula saat pilpres,  menunjukan bahwa pemilihan umum kali ini sangat menarik minat bagi pemilih pemula dengan  ditandai  menurunnya angka golput  dan ramainya aktifitas kampanye dikalangan pemuda.

Minggu, 14 September 2014

Lomba Menulis Essay


Mohon maaf. Pengganti Lomba Paper adalah Essay. Bagi yang sudah mengerjakan paper dapat di ubah formatnya jadi essay. PENDAFTARAN GRATIS. Info lebih lanjut silahkan hubungi 089640401254 (Rahmat) atau yang tertera pada poster diatas. Terima Kasih.

Invist Sigara

Institutional Visit SIGARA 2014. Ayoo pada ikut kunjungan institusi teman-teman. Tujuannya Ke Jakarta-Bandung. Selain dapat ilmu juga berwisatapula. Dijamin gak bakal Garing :))
[Khusus Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara UNY semua angkatan]
Info lebih lanjut: 085706956856 (Huma), 087733810623 (Zunita), @himasigara

Sabtu, 30 Agustus 2014

OPEN WRITER!



Kepenulisan Buku
Ilmu Administrasi Negara 2014
Latar Belakang
Indonesia adalah salah satu negara demokrasi yang menganut sistem pemerintahan yang berasal dari rakyat, sehingga rakyatlah yang menjadi pemegang kekuasaan tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena rakyat menduduki tempat di pemerintahan sebgai penyelenggaran pemerintahan yang terdiri atas rakyat itu sendiri dan memperolehdukungan rakyat. Pemerintahan yang ada dilaksanakan melalui demokrasi perwakilan, rakyat memilih warga lainnya sebaga wakil yang duduk di lembaga perwakilan rakyat untuk membahas dan mengesahkan undang-undang serta menyuarakan suara dan kepantingan rakyat seluas-luasnya. Contoh pelaksanaan demokrasi di Indonesia antara lain, Indonesia menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) untuk memilih wakilnya di lembaga eksekutif maupun legislative setiap periode tertentu. Dalam menentukan kebijakan public juga dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama lembaga eksekutif untuk mengajukan dan mengesahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan kepentingan rakyat. Dalam menentukan kebijakan public pemerintah dinilai sering tidak tepat sasaran sehingga menimbulkan kekecewaan bagi rakyat. Oleh karena itu reformasi birokrasi dibutuhkan untuk mewujudkan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kebijakan public yang berlaku. Selain itu, untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa dapat direalisasikan melalui program pemerintah dalam pemerataan ekonomi nasional yang didukung oleh penguatan perekonomian yang tersebar ke seluruh wilayah Indonesia serta pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas agar memiliki daya saing dengan negara lain. (selengkapnya) Download TOR

Selasa, 26 Agustus 2014

Pensigara #2

Pentas Seni Ilmu Administrasi Negara (Pensigara). Merupakan pentas seni yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara UNY (himasigara). Pentas Seni yang kedua ini, setelah tahun 2013 menampilkan guest star Sastro Moeni dan Apollo 10, pada tahun 2014 himasigara menampilkan bintang tamu BravesBoy. informasi selengkapnya: twitter: @himasigara atau 087764315494

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional SIC 2014


Latar Belakang
Pemilihan  Presiden  Republik  Indonesia  baru  selesai  diselenggarakan  oleh  lembaga KPU dalam menentukan nasib bangsa selama 5 tahun mendatang. Pemilihan tersebut menjadi pesta  demokrasi  bagi  masyarakat  untuk  memilih  pemimpin  baru  dalam  5  tahun  ke  depan. Tanggal 9 Juli 2014  lalu  menjadi waktu bersejarah  yang baru  bagi  rakyat dalam menentukan pilihannya dengan berbagai isu dan problematika  yang terjadi selama pilpres tersebut, akan tetapi  pemimpin  baru  sudah  terpilih  dan  disahkan  oleh  lembaga  KPU.  Setelah  seleksi  yang panjang,  dan menuai kontroversi di kalangan masyarakat,  hingga memebentuk 2 kubu yang berbeda untuk mendukung 2 calon berbeda memunculkan  paradigma baru dalam masyarakat, berbagai  macam  kampanye  dilakukan  oleh  2  kelompok  massa  akibat  adanya  perbedaan persepsi tentang seorang pemimpin yang dibutuhkan oleh rakyat, pemimpin yang tegas atau pemimpin  yang  merakyat  adalah  isu  utama  yang  bermain  selama  kampanye.  Munculnya kampanye  hitam,  kampanye  negatif  maupun  kampanye  putih  adalah  bagian  dari  pesta demorasi rakyat  dalam  5 tahunan ini.  Hal klise yang lebih condong normatif masih menjadi visi misi presiden untuk dapat memperoleh suara rakyat.Meningkatnya partisipasi masyarakat khususnya pemilih pemula saat pilpres,  menunjukan bahwa pemilihan umum kali ini sangat menarik minat bagi pemilih pemula dengan  ditandai  menurunnya angka golput  dan ramainya aktifitas kampanye dikalangan pemuda.


>>> Essay Competition <<<

Lomba Debat

  
Debat Tingkat SMA/SMK/MA Se-DIY dengan tema “ Potret Nasionalisme Bangsa Indonesia di Era Globalisasi”.

Dengan adanya lomba debat akan memberikan pengalaman bagi para siswa atau peserta untuk lebih mengetahui tentang nasionalisme bangsa Indonesia di Era Globalisasi serta dapat berbagi pengalaman dengan siswa lain.
Download:

Selasa, 20 Mei 2014

TRAINING OF TRAINER KPK FOR PUBLIC ADMINISTRATION’S STUDENTS





Training Of Trainer Komisi Pemberantasan Korupsi (TOT KPK) yang digelar Sabtu - Minggu (17-18/5) diadakan oleh divisi Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FIS UNY di Kampus Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY). Training of trainer KPK dengan tema “Membentuk Jiwa Administrator yang Berintegritas”  diperuntukkan bagi mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FIS UNY. Adanya kegiatan seperti ini berkat telah terjalinnya kerjasama dengan KPK dan merupakan lanjutan kegiatan sebelumnya  tepatnya pada tahun lalu diadakan sosialisasi KPK. Untuk kuota peserta terbatas, hanya 50 orang yang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini.   
Kegiatan ini berguna untuk memberikan bekal dan pedoman kedepannya bagi mahasiswa administrasi negara agar menjadi administrator yang berintegritas. Hal ini bermaksud memberikan pengetahuan dan pembekalan nilai-nilai integritas melalui permainan. Dengan memprioritaskan nilai jujur dan berani dalam melaksanakan tugas-tugas yang diamanahkan kepadanya. Harapan kedepannya agar mahasiswa administrasi negara FIS menjadi administrator yang berintegritas dan berkontribusi mewujudkan Indonesia lebih baik. Pelatihan ini dibersamai oleh Wuryono Prakoso dan Riyan selaku Spesialisasi Pendidikan dan Penyuluhan Masyarakat KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Pelatihan ini terdiri dari dua kegiatan di dalamnya yaitu pemberian materi dan permainan menumbuhkan imajinasi. Pemberiaan materi diberikan oleh kedua pembicara, Wuryono Prakoso dan Riyan. Sedangkan pemandu permainan banyak dipandu oleh Wuryono Prakoso.
Pemberian reward atau penghargaan diberikan kepada peserta yang aktif dalam mengikuti serangkaian kegiatan selama dua hari tersebut. Adapun reward yang diberikan memberikan rangsangan agar para peserta terus bersemangat untuk mengikuti acara ini. Selain itu, pemberian reward juga diberikan kepada kelompok yang dinilai aktif dan kompak serta memiliki nilai lebih dalam mengutarakan ide-ide mewujudkan indonesia lebih baik. Terbukti pada saat sesi permainan memunculkan gagasan dan harapan peserta untuk mewujudkan indonesia lebih baik, salah satunya pada sesi impian Indonesia 2045 terdapat gagasan memberikan pelayanan publik selama 24 jam ditunjang teknologi yang sudah canggih dan SDM berkualitas. Sehingga terwujudnya PRIMA (Pelaksanaan Revitalisasi Integritas dan Mental Administrator) akan lebih mudah.
Pada akhir acara serta sebagai penutup kegiatan TOT ini, Lena Satlita, M.Si selaku Kepala Jurusan Ilmu Administrasi Negara FIS UNY mengungkapkan terimakasih dan harapannya. ”Terimakasih atas kesempatan dari KPK memberikan TOT pada mahasiswa IAN kami untuk mendapat pelatihan seperti ini dan semoga kedepan mahasiswa kami menjadi administrator yang lebih berintegrasi, jujur dan berani bertindak dalam hal kebaikan sesuai dengan harapan kita semua. Semoga jalinan kerjasama ini akan terus berjalan hingga seterusnya dan akan ada tindakan lanjut secara riil dari pelatihan ini dengan kemasan yang lebih menarik lagi”. Papar Lena. [Ihda/San_]

Senin, 05 Mei 2014

Diskusi Forbi Kembali Hadir untuk Mahasiswa IAN FIS UNY

Forbi (Forum Studi dan Kebijakan) Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FIS UNY kembali mengadakan diskusi terbuka bagi mahasiswa seluruh jurusan. Bekerjasama dengan pihak ketiga, yang turut mengundang Mas Suyatno (mahasiswa PKNH FIS UNY) sebagai pembicara. Diskusi ini merupakan kegiatan rutin yang telah menjadi program kerja dari Forbi sejak lama. Diskusi ini mengambil tema “Pro-Kontra Pelaksanaan UU Desa”. Tema ini sengaja diambil karena ingin mengetahui bagaimana pendapat mahasiswa terkait akan diterapkan UU Desa  pada tahun 2015 mendatang. Peserta diskusi tidak terbatas, dan pada kesempatan itu telah dihadiri oleh 10 orang mahasiswa dari beberapa jurusan.
Diskusi berlangsung selama 2-3 jam pada sore hari (25/4), berjalannya diskusi dengan mendengar pemaparan Mas Suyatno terlebih dahulu sebagai pembicara mengenai beberapa hal yang ia kaji dalam UU Desa yaitu UU No.6 tahun 2014. Secara garis besar memaparkan tentang Sumber Keuangan Desa (SKD) yang dijelaskan pada pasal 71 dan 72, menyatakan bahwa SKD berasal dari tiga sumber antara lain APBN, APBD Kabupaten/Kota, dan hasil usaha sendiri berupa aset, swadaya dan partisipasi, serta Hibah dan sumbangan. Menurut simulasi Pendapatan Desa, maka akumulasi Pendapatan Desa antara 2013-2014 berkisar 1,2 -1,4 Miliar. Hal ini sangat menjadi krusial apabila tidak dilakukan dengan pengelolaan yang baik. Karena sesuai amanah bahwa Sumber Keuangan desa dialokasikan untuk pembangunan desa yang meliputi tiga hal yaitu struktur, infrastruktur, dan suprastruktur.
Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan pendapat para peserta diskusi terkait pro-kontra akan dilaksanakan UU Desa ini. Adanya kebijakan ini banyak memiliki kebermanfaatan, “kebijakan UU Desa berguna sebagai pembelajaran politik, tantangan untuk meningkatkan pengelolaan uang sebesar ± 1,4 Miliar oleh pemerintahan Desa dan pembelajaran demokrasi,”tegas Robi’ie sebagai peserta diskusi yang juga mahasiswa Ilmu Administrasi Negara 2012. 
Sebaliknya pernyataan tidak sepakat adanya UU Desa ini terkait tentang penerapan yang kurang efektif bagi daerah pedalaman, “saya pikir apabila kebijakan ini diterapkan di daerah pedalaman apa tidak hanya membebankan aparatur pemerintah desa bersangkutan, karena pemahaman dan keterbukaan akan hal seperti ini sangat kurang dan harus mendapat perhatian lebih. Sehingga bisa saja kemandirian hanya tujuan yang nihil”, tegas Rohman yang juga peserta diskusi dan mahasiswa Ilmu Administrasi Negara 2012.
Pada akhir diskusi, moderator membacakan hasil kesimpulan diskusi sore itu. Ada dua kesimpulan yaitu berkaitan dengan pro dan konta akan adanya dan dilaksanakan UU Desa tahun 2015 mendatang. Pertama, hasil diskusi (pro) meliputi pelajaran demokrasi terhadap masyarakat lingkup Desa, membantu pengalokasian APBN, dan manusiawi pada perangkat Desa. Sementara hasil diskusi (kontra) meliputi kekhawatiran dalam pengelolaan Keuangan Desa, dan memicu Kekhawatiran dinsati politik 3 periode.
Terakhir, diadakannya sebuah diskusi ini berharap menjadikan para mahasiswa IAN terutama lebih jeli dan peka terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah serta dapat memberi sumbangan pemikiran sehingga dapat menjadi pertimbangan para birokrat untuk membenahi kebijakan tersebut agar lebih baik dan prorakyat. (Ihda/red)

Senin, 28 April 2014

Kerjasama Jurusan Ilmu Administrasi Negara FIS UNY dengan LOD, LOS dan Bappeda Sleman.

Kerjasama Jurusan Ilmu Administrasi Negara FIS UNY dengan LOD, LOS  dan Bappeda Sleman
Kerjasama antara IAN dengan LOD, LOS dan Bappeda Sleman merupakan bagian dari kerja laboratorium kebijakan yang dimiliki jurusan. Adapun terdapat dua fungsi daripada adanya lab kebijakan yaitu pembangunan dan governance. Adanya kerjasama ini merupakan wujud nyata kerja lab kebijakan sebagai pembangunan jaringan (network) dan pusat riset (penelitian). Sementara, pihak yang menjadi koordinator kerjasama ini yaitu Utami Dewi, MPP. Beliau mendapat amanah ini sejak tahun 2010. Dan sebagai koordinator governance dalam lab kebijakan yaitu Yanuardi, M.Si.
Awal jalinan kerjasama antara jurusan IAN dan LOD ketika beberapa orang dari LOD bersedia menjadi Guest Lecturer dalam matakuliah reformasi birokrasi, dengan dosen pengampu Yanuardi,M.Si. Kemudian terdapat tiga mahasiswa IAN angkatan 2009 yang melakukan magang serta penulisan skripsi di lembaga tersebut. Hal ini, memicu para dosen untuk menindaklanjuti hubungan baik ini dengan melakukan perjanjian tertulis melalui Perjanjian Kerjasama. Perjanjian tertulis ini belum lama dilakukan yaitu sekitar tahun 2013 tepatnya pada semester lalu dan akan berlangsung hingga 2015. Point-point dalam kerjasama ini meliputi magang, penelitian, dan Guest Lecturer atau pembicara. Adapun kerjasama dengan LOS belum terlaksana karena belum adanya penandatangan PK.
“Sementara, penandatangan kerjasama dengan LOS belum terselenggara karena sedikit gangguan dengan biaya penyelengaraannya”,papar Utami.
Adapun kerjasama dengan Bappeda Sleman yaitu dengan melibatkan dosen sebagai mitra penelitian. Kerjasama institusi berupa Mou tingkat universitas menjadi payung adanya kerjasama baik ini. Untuk jangka waktu kerjasama sesuai dengan biasanya Mou berlaku yaitu selama 5 tahun. Komunikasi yang selama ini dilakukan dengan melalui email. Untuk kendala yang dialami selama menjalin kerjasama dengan pihak-pihak tersebut yaitu  kendala relatif pada informasi. Terakhir, harapan adanya kerjasama ini dapat dimanfaatkan mahasiswa dengan baik dan mudah merealisasikan semua point-point dalam Perjanjian kerjasama tersebut.
“Harapan saya selaku dosen dan koordinator kerjasama ini yaitu lebih terealisasi point dalam Perjanjian kerjasama. Dan tidak terputusnya rantai kerjasama berkaitan magang, yang selama ini belum ada mahasiswa angkatan 2009 ke bawah untuk magang di LOD stelah faris dan ardiansyah. Selain itu, keberminatan LOD untuk melakukan pengabdian masyarakat bersama harus bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa”, papar Utami. (Ihda)

Sabtu, 15 Maret 2014

Lagi, Best Paper di Konnas IV

Delegasi dari UNY
Setelah tahun lalu dalam Konferensi Nasional III mendapatkan gelar juara “Best Paper” kini di Konferensi Nasional IV Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara UNY kembali mendapatkan “Best Paper” dalam acara Konferensi Nasional IV yang dilaksanakan pada tanggal 9-12 Maret 2014 bertempat di area FISIP Universitas Indonesia, Kampus Depok, Jawa Barat
Best paper diraih oleh tim yang beranggotakan Anna Rizka Nurani, Anis Rokhimatul Laela, dan Duwi Jumiati dengan Sub Tema: Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Dimiliki Daerah.
“Kami tidak menyangka bisa mendapat “best paper” dan semua itu bisa terjadi. Tapi sayangnya hanya paper nya saja yang dinilai, presentasi tidak dihadapkan dengan juri, hanya dipresentasikan di depan audiens“ papar Duwi Jumiati saat diwawancarai setibanya di Stasiun Lempuyangan pada Jumat 14/3/2014 pukul 07.00 WIB.

Rabu, 12 Februari 2014

Pelantikan Pengurus Ormawa FIS UNY 2014

Rabu, 12 februari 2014. Ruang Ki Hajar Dewantara FIS UNY menjadi saksi akan pelantikan pengurus ormawa 2014. Tapi pelantikan kali ini terasa kurang lengkap karena salah satu ormawa yaitu Ilmu Sejarah tidak hadir. Acara ini dihadiri oleh bapak Prof. Dr. Ajad sudrajat, M.Ag selaku Dekan I, Bu Terry Irrenewati, M.Hum selaku wakil dekan III dan Pembimbing mahasiswa Bapak Miftah. Bapak Prof. Dr. Ajad sudrajat, M.Ag mengatakan bahwa ormawa FIS akan memiliki gedung baru debgan fasilitas Digital Library dan fasilitas lainnya. Dan tentunya Beliau berpesan agar masing-masing ormawa tidak ada perbedaan dalam menghias gedung PKM baru ini rencananya akan diresmikan dan mulai digunakan pada akhir 2014. Beliau juga berpesan agar adanya sinergi antara pimpinan fakultas dan pimpinan ormawa.

Harapan kami setelah dilantiknya seluruh pengurus ormawa agar dapat menjalankan kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh keluarga FIS dan UNY.

Pengurus Himpunan Mahasiswa Ilmu Admnistrasi Negara Periode 2014

Ketua : Muhammad Fahrur Safi’i
Wakil : Abdur Rohman Hakim
Sekretaris 1 : Depi Maryati
Sekretaris 2 : Nurul Hidayati
Bendahara 1 : Novita Dwi Rahmawati
Bendahara 2 : Nova Lestari

Rabu, 29 Januari 2014

Awal terbentuknya...

 
Awal terbentuknya Himpunan Mahasiswa (HIMA) Ilmu Administrasi Negara mengurai banyak fakta yang menarik. Perlu diketahui bahwa sebelumnya untuk organisasi mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara (Prodi IAN) bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran (HIMA P.ADP). Dari HIMA P.ADP inilah mahasiswa mahasiswi Prodi IAN mengenal dunia organisasi. Mereka diajarkan tentang apa itu organisasi kemahasiswaan, bagaimana sistem yang berada didalamnya, apa yang harus dilakukan, dan lain sebagainya. Namun, seiring berjalannya waktu mahasiswa mahasiswi Prodi IAN berinisiatif untuk membentuk organisasi sendiri. Hal ini dengan alasan:
1. Para mahasiswa Prodi IAN merasa memiliki identitas ke-IAN-an yang berbeda dengan Pendidikan Administrai Perkantoran.
2. Para mahasiswa Prodi IAN memiliki keinginan kuat untuk membuat wadah aspirasi khusus bagi para mahasisa mahasiswi Prodi IAN sendiri.
Dari alasan tersebut, maka dibentuklah TIM Formatur yang membuat AD/ART dan GBHK sebagai acuan bagi organisasi yang akan dibentuk. TIM Formatur dari AD/ART yang dibersamai oleh Yoga AnggaNugraha, Wahyudi Iman Satria, Heri Sudarmanto, Fariz Afifah, Mifta Damai Riyaningtyas,  Febrina Ida Sulistyowati. Sedangkan TIM Formatur dari GBHK yang dibersamai oleh Annisa Sari Utami, Irena Diyansaputri, Chabib Wijaya Hendra Adi Putra, Kriswantoro, Martino, Dea Merpatiasari, Adytya Yulianto. Hal ini TIM Formatur yang telah terbentuk langsung mengerjakan tugas masing-masing. Melalui berbagai pertemuan dan rapat bersama telah disetujui draf AD/ART dan GBHK yang nantinya akan disidangkan di Sidang Pleno.
Sidang Pleno ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 November 2010 bertempat di Ruang Ki Hajar Dewantara Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi. Ketua Pelaksana dalam Sidang Pleno ini adalah Irena Diyansaputri. Sedangkan sekretarisnya adalah Yoga Angga Nugraha dan seorang tangguh yang berperan sebagai perlengkapan adalah Heri Sudarmanto.Terakhir yang mengurus konsumsi adalah Febrina Ida Sulistyawati. Sidang ini membahas tentang perumusan hingga pengesahan GBHK dan AD/ART HIMA IAN. Oleh karena itu dipilihlah ketua sidang untuk memimpin jalannya acara. Ketua Sidang I adalah Martino, Ketua Sidang II adalah Wahyudi Iman Satria dan Ketua Sidang III adalah Wahyu Sedjati Ramadana serta notulennya adalah Fariz Afifah. Sidang pleno berlangsung sekitar 3 sampai 4 jam. Dimulai 08.00-12.00 WIB. Jumlah peserta sidang yang hadir yaitu 35 orang.
Setelah melaksanakan sidang pleno, maka waktunya untuk melaksanakan deklarasi lepasnya Prodi IAN dari organisasi kemahasiswaan HIMA P.ADP. Deklarasi ini dilaksanakan  pada hari Minggu, 12 desember 2010 di Ruang Cut Nyak Dien Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi. Ketua Pelaksana dalam acara deklarasi ini ialah Irena Diyansaputri. Sedangkan Ketua Formaturnya adalah Annisa Sari Utami. Untuk kepanitiaan yang lain yaitu Yoga Angga Nugraha sebagai perlengkapan dan pdd, Dea Merpatiasari sebagai Master of Ceremony, Utami Rahajeng sebagai Dirijen, Fariz Afifah dan Febrida Ida Sulistyawati sebagai sie. Konsumsi. Acara ini banyak dihadiri oleh para ketua ormawa yaitu Azwan Nurkholis (Ketua BEM FISE), Syarif Hidayatullah (Ketua HIMA Pendididan Ekonomi), dan Nuryanto (Ketua UKMF Screen) dan Heri Sudarmanto (Ketua HIMA P.ADP). Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Muharis  serta sambutan-sambutan. Setelah itu ada pemotongan tumpeng oleh Pak. Sardiman AM, M.Pd selaku Dekan FISE sebagai tanda pengesahan bahwa HIMA IAN telah diresmikan. Pemotongan tumpeng tersebut diberikan oleh Pak. Sardiman AM, M.Pd kepada Pak.Yanuardi M.Si selaku Pembina Organisasi HIMA IAN. Acara ini dihadiri oleh sekitar 25 orang dari berbagai jurusan yang ada di FISE. Perwakilan statement mahasiswa dari Prodi IAN sendiri yaitu Fajrul Falah Muhammad Al-Husaini.
Ketika deklarasi sudah dikumandangkan, maka tibalah saatnya untuk mendapatkan Ketua HIMA IAN pertama. Proses mendapatkannya yakni dengan mengikuti alur pemilihan mahasiswa atau yang biasa disebut dengan pemilwa di UNY. Pada saat itu yang mencalonkan adalah Wahyudi Iman Satria dan Muharis, dan yang keluar sebagai pemenang adalah Muharis (Ketua HIMA IAN Pertama).

Minggu, 05 Januari 2014

Open Recruitment Pengurus HIMA IAN 2014

| OPEN RECRUITMENT |
Pengurus HIMA Ilmu Adminsitrasi Negara 2014

Posisi:
- Sekretaris
- Bendahara
- Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM)
- Media dan Humas (DIAS)
- Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM)
- Minat dan Bakat (MIBA)
- Forum Studi Kebijakan (FORBI)
- Kewirausahaan (KWU)
Mari bahu membahu untuk jurusan Ilmu Administrasi Negara!

Unordered List



Support