Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta

Pengurus HMAP UNY 2019

Kabinet Inisiator

PKKMB ADMINISTRASI PUBLIK 2019

DIES NATALIS FIS

PUBLIC ADMINISTRATION

Bapak Rektor UNY

Jumat, 24 April 2015

KETENTUAN DAN SYARAT LOMBA FOTOGRAFI


KETENTUAN DAN SYARAT LOMBA FOTOGRAFI
Down for Life
“Berjuang Untuk Hidup”
Kategori: Ekonomi, Sosial, Budaya, Pendidikan
Registrasi : 25K/karya + seminar
Fasilitas :Pameran, Sertifikat, Seminar, Hiburan, Sticker
Ketentuan dan Syarat :
  1. Peserta lomba terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan umum
  2. Setiap peserta tidak dibatasi pengumpulan jumlah karya
  3. Pengambilan foto menggunakan kamera type dan merk bebas
  4. Foto yang dikumpulkan belum pernah diikutsertakan lomba sebelumnya
  5. Foto tidak diperkenankan mengandung unsur SARA dan pornografi serta menyinggung pihak lain
  6. Pengeditan hanya sebatas penyempurnaan warna dan cahaya
  7. Foto dicetak 10R disertai keterangan (judul, tanggal pengambilan, deskripsi, nama) dikumpulkan di sekretariat HIMA SIGARA FIS UNY dan disertakan Soft File dikirim via e-mail miba.himasigara@gmail.com dengan tittle (lomba fotografi2-judul-nama)
  8. Registrasi dan pengumpulan karya paling lambat pada tanggal 20 Mei 2015
  9. Semua karya peserta menjadi hak milik panitia dan panitia berhak menggunakan hasil karya sebagai bahan publikasi dan pameran tanpa batasan waktu (hak cipta tetap milik fotografer yang bersangkutan)
  10. Dengan menyertakan karya, peserta tunduk pada peraturan dan ketentuan yang berlaku
  11. Hasil karya terbaik akan dipajang pada saat pameran tanggal 21-23 Mei 2015 bertempat di Ndjendelo Cafe Jl. Affandi 5 Sleman Yogyakarta
  12. Peserta lomba wajib mengikuti seminar bertema “Fotografi Jurnalistik” pada hari Jumat, 22 Mei 2015 pukul 15.00 di Ndjendelo Cafe
  13. Pemenang ditentukan berdasarkan juri dan voting pada saat pameran yang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  14. Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan pada hari Sabtu, 23 Mei 2015.
  15. Pengambilan hadiah tidak dapat diwakilkan. Apabila pemenang tidak mengambil hadiah dalam kurun waktu 2 x 24 jam, maka hadiah akan hangus.


CP :
 1. ARINA      085726981100
 2. LAILA       089638117712

Senin, 20 April 2015

Makna Kesejahteraan Versi Kapitalisme Tua

(Rabu, 15 April 2015) Hasil diskusi Forbi (forum kebijakan) HIMA IAN feat HMPG dan DIPSOS.

Bagi masyarakat di daerah kendeng, Pati Jawa tengah kesejahteraan dimaknai secara sangat sederhana. Bagi warga masyarakat disana bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari hari dan memberi sedikit uang saku kepada anak cucu dari jeri payah mereka mengolah sawah mereka sudah merupakan bagian dari kata sejahtera. Sebagian  besar masayarakat kendeng memang bermata pencaharian sebagai petani. Hal tersebut di dukung oleh letak geografis wilayah tersebut yang berada di bawah kaki pegunungan kendeng yang merupakan pegunungan kars.

Bagi msayarakat awam, pagunungan kars seolah tampak sebagai pegunungan gersang yang sedikit manfaatnya. Namun sebenarnya didalam pegunungan kars (kendeng)  tersebut tersimpan 300 mata air dan 4 sungai bawah tanah. Mata air dan ungai itulah yang mengairi petak-petak sawah milik warga di sekitar daerah pegunungan.

Awalnya kehidupan warga di Kendeng baik-baik saja bak kehidupan guyup rukun yang biasanya menjadi ciri khas warga pedesaan. Mereka bertani, beternak sapi, hidup rukun, gotong royong dan saling mengasihi satu sama lain. Begitulah hidup sejahtera menurut mereka. Namun semua seakan berubah setelah datangnya izin kepada PT. Semen Indonesia Tbk. untuk menambang Pegunungan Kendeng. PT. Semen Indonesia Tbk. menjanjikan kesejahteraan dengan gaya yang berbeda. Masyarakat akan lebih sejahtera ketika mereka mau mendukung penambangan pegunungan kendeng oleh PT. Semen Indonesia Tbk. karena apa ? PT. Semen Indonesia Tbk.merupakan salah satu BUMN yang cukup besar dan ternama. Kehadiran PT. Semen Indonesia Tbk. di daerah kendeng ini tentunya bisa memajukan desa ini, warga tidak harus repot-repot bercocok tanam, berpanas-panas terik seperti ketika ia bertani. Ketika warga mendukung keberadaan PT. Semen Indonesia Tbk. apa yang diinginkan warga akan di penuhi oleh PT. Semen Indonesia Tbk. mau uang berapa, fasilitas apa, akan dipenuhi oleh PT. Semen Indonesia Tbk. sesederhana itu sejahtera menurut para kapitalisme ini.

Namun, ternyata tidak semua warga di desa kendeng ini menyukai hal-hal yang instan. Ada beberapa yang membelot, menolak keberadaan PT. Semen Indonesia Tbk karena mereka sadar akan potensi kerusakan lingkungan yang ditimbulkan jika PT. Semen Indonesia Tbk. benar-benar diizinkan menambang di kawasan mereka. Mereka memikirkan bagaiaman masa depan anak cucu dan cicit mereka. Beragam upaya dilakukan oleh warga kendeng. Dari mulai perjuangan fisik, hukum, maupun politik. Namun kesemuanya belum menemukan titik teranng.

Mereka yang mendukung akan didukung oleh fasilitas-fasilitas yang katanya akan mensejahterakan mereka. Sedangkan yang membelot akan diintimidasi sedemikian rupa. Begitulah potret bias pengertian sejahtera versi masyarakat kendeng dan sejahtera versi kapitalisme (PT. Semen Indonesia Tbk.).

Jumat, 03 April 2015

Sarsehan Pengurus HIMA dengan Dosen Ilmu Administrasi Negara

Kamis (2/4) sore bertempat di ruang musik PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) FIS UNY, diadakan saresehan yang dilakukan oleh pengurus HIMA IAN dengan para Dosen Ilmu Administrasi Negara. Saresehan ini bertujuan untuk membangun keselarasan antara visi dan misi HIMA Ilmu Administrasi Negara dengan visi misi jurusan serta bertujuan untuk membangun sinergitas antara HIMA dengan jurusan. Pada awalnya dosen memberikan wejangan serta masukan yang ditujukan untuk seluruh pengurus HIMA IAN. Para dosen berpesan agar pengurus HIMA IAN dapat menjadi tempat bernaung yang tidak hanya sekedar untuk mencapai visi misi hima tetapi menjadi wadah yang dapat menyaring prestasi para mahasiswa IAN, karena pada dasarnya para dosen yakin bahwa mahasiswa Ilmu Administrasi Negara memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan, dosen juga memberi wejangan kepada seluruh pengurus HIMA Ilmu Administrasi Negara agar semangat kerja pengurus tidak hanya di awal saja, namun harus tetap dijaga sampai akhir kepengurusan HIMA Ilmu Administrasi Negara . Dengan adanya saresehan ini, ketua HIMA IAN berharap agar kegiatan ini dapat menjadi tolok ukur HIMA ke depan seperti apa dan akan dibawa kemana, sehingga dapat terwujud HIMA IAN yang unggul dan bersinergis serta berkualitas.

Open House Ormawa FIS

Selasa (31/3), Open House ormawa FIS UNY diadakan dalam rangka mempererat kekeluargaan dan saling mengenal antar ormawa FIS satu sama lain. Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB ini bertempat di Fakultas Ilmu Sosial tepatnya di tempat parkir PKM FIS UNY. Pembukaan acara Open House ini diawali dengan sambutan dari Dekan FIS UNY yaitu Prof. Dr. Ajat Sudrajat, M. Ag. dan Wakil Dekan III yaitu Dra. R.r. Terry Irenewaty, M. Hum. Acara semakin meriah ketika masing-masing ormawa menunjukkan performance yang sangat menghibur penonton. Jurusan Administrasi Negara sendiri menampilkan "ADMISTIC", yaitu acoustic yang dibawakan oleh mahasiswa Administrasi Negara sebagai bentuk partisipasi dalam kegiatan ini serta sebagai tempat untuk menampilkan keahlian di bidang musik. Berikut adalah penampilan Admistic :
Open House ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara yang dapat meyatukan kekeluargaan ormawa FIS UNY dengan dapat saling mengenal antar ormawa dan dapat menjalin hubungan dan kerjasama yang baik untuk saling bersinergis dalam mewujudkan generasi emas FIS UNY.

Unordered List



Support