Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta

Pengurus HMAP UNY 2019

Kabinet Inisiator

PKKMB ADMINISTRASI PUBLIK 2019

DIES NATALIS FIS

PUBLIC ADMINISTRATION

Bapak Rektor UNY

Rabu, 26 Oktober 2016

Temu Administrator Muda Indonesia 2016

       Temu Administrator Muda Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Temu ADMI merupakan pertemuan mahasiswa Administrasi Negara/Administrasi Publik yang dilaksanakan setiap tahun di Universitas berbeda setiap tahunnya. Pelaksanaan Temu ADMI  bertujuan sebagai forum ilmiah mahasiswa Administrasi Negara/Administrasi Publik Indonesia dengan didasari asas kekeluargaan dalam pelaksanaannya. 
       Temu ADMI pertama kali digagas pada tahun 2004 di Universitas Padjajaran Bandung. Sebelumnya, mahasiswa Administrasi Negara/Administrasi Publik terhimpun dalam PERMADI (Persatuan Mahasiswa Administrasi Indonesia) yang kemudian menjadi PENASMA (Pertemuan Nasional Mahasiswa Administrasi). Dalam pelaksanaan Temu ADMI, setiap Universitas yang berpartisipasi dibagi kedalam 3 kelompok diskusi (diskusi cluster) dengan masing-masing sub-tema dari tema utama yang telah disepakati dalam Sidang Temu Admi tahun sebelumnya. Selain diskusi cluster dan sidang Temu ADMI, terdapat pula Public Hearing yang merupakan agenda penyampaian hasil diskusi cluster oleh masing-masing koordinator cluster.
       Pada tahun 2016 ini, Temu ADMI dilaksanakan kembali di Universitas Padjajaran Bandung dengan tema “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Baik melalui Reformasi Birokrasi” yang disepakati pada Temu ADMI 2015 di Universitas Diponegoro. Acara Temu ADMI kali ini dilaksanakan pada tanggal 24-28 Oktober 2016.  
       Universitas Negeri Yogyakarta mengirimkan 5 mahasiswa sebagai perwakilan. Mahasiswa tersebut adalah Syamsul Arifin, Aditya Krisna Bayu, Avi Anasiya, Annisa Rachmi Sefriati, dan Berliana Indrawati. Mereka adalah mahasiswa aktif di Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. 










Minggu, 23 Oktober 2016

HEARING "POLEMIK AGRARIA DI INDONESIA"

            Pada hari jumat tanggal 21 Oktober 2016, BSO FORBI (Forum Studi dan Kebijakan) Hima Sigara mengadakan acara hearing yang bertemakan “Polemik Agraria di Indonesia” dan bertempat di Badan Pertanahan Nasional DIY dengan perwakilan stake holder Bapak Suwadi, S.H., M.H., selaku Kepala Bidang Hukum Tanah dan Pendaftaran Tanah. Hearing  merupakan follow up dari kegiatan diskusi publik dan hasil dari kegiatan tersebut akan disampaikan kepada pihak instansi pemerintahan. Sesampainya disana, mahasiswa Ilmu Administrasi menyampaikan pendapatnya terkait polemik agraria di Indonesia khususnya di Yogyakarta, yaitu pro kontra pembangunan bandara di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Hal ini dilatarbelakangi oleh kondisi bandara Adisucipto yang tidak dapat menunjang kenyamanan para penumpang dikarenakan kapasitas yang telah penuh sehingga sering terjadi delay yang merugikan waktu para penumpang. Namun, dibalik pembangunan bandara tersebut menimbulkan pro dan kontra. Pihak kontra yaitu masyarakat merasa dirugikan dikarenakan lahan yang akan dibangun untuk bandara adalah sebagian daerah pertanian sehingga buruh tani akan kehilangan pekerjaannya. Menurut Bapak Suwadi, pihak pemerintah telah berulang kali melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Kulon Progo terkait pembangunan bandara, pada mulanya banyak masyarakat yang merasa dirugikan namun setelah adanya sosialisasi yang berkelanjutan, berangsur-angsur masyarakat menyetujui mega proyek tersebut dan hingga saat ini total penggantian dana kepada masyarakat sudah 50%. Pemerintah memilih pembangunan bandara dilakukan di Kulon Progo karena telah dilakukan berbagai penelitian dari segi geografis dan pariwisata. Kulon Progo merupakan tempat yang lebih tepat untuk dibangun bandara daripada Gunung Kidul yang dinilai akan menambah kemacetan saat hari-hari libur. Ini merupakan langkah konkrit dari pemerintah untuk meningkatkan industri pariwisata Kabupaten Kulon Progo.
         Pesan dari Bapak Suwadi, sebagai seorang mahasiswa lakukanlah penelitian dengan cermat sehingga data yang diperoleh valid dan semangat selalu mengejar cita-citamu.


Jumat, 21 Oktober 2016

KELUARGA MAHASISWA ILMU ADMINITRASI NEGARA (KAMAGARA) DIY


           Mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara/Manajemen dan Kebijakan Publik se-Jogja pada tahun 2016 sepakat untuk menyatukan visi dan misi bersama. Melalui forum yang kemudian diberi nama Keluarga Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (Kamagara) DIY tersebut, forum pun juga sepakat mengadakan Musyawarah Besar (Mubes) Kamagara DIY pada tanggal 1 Oktober 2016 dan bertempat di Universitas Widya Mataram Yogyakarta yang dimulai pada pukul 10.00 WIB-22.30 WIB. Dalam musyawarah tersebut dihadiri oleh 5 orang delegasi dan beberapa peserta dari setiap universitas yang ada di DIY, yakni UNY, UGM, Universitas Widya Mataram, dan Universitas Proklamasi 45. Dalam pertemuan tersebut, dibahas tiga agenda penting yang kemudian dibagi ke dalam tiga panel sidang untuk menyatukan visi dan misi mahasiswa Ilmu Administrasi Negara/Manajemen dan Kebijakan Publik. Tiga agenda tersebut yakni mengenai Tata Tertib, Aturan Dasar/Aturan Rumah Tangga (AD/ART), dan pemilihan Ketua Umum Kamagara DIY periode 2016/2017. Setelah dua panel berjalan dengan baik dan lancar, kemudian disahkanlah Tata Tertib dan AD/ART Kamagara DIY tahun 2016. Untuk panel yang selanjutnya yakni pemilihan Ketua Umum Kamagara DIY. Setelah melalui proses pemilahan bakal calon dari setiap universitas, kemudian dilakukanlah uji publik kepada bakal calon ketua umum tersebut. Setelah melalui proses tersebut, kemudian terpilihlah Mohammad Condro Kartiko Buwono (UNY) sebagai Ketua Umum Kamagara DIY periode 2016-2017.







LTF 2016


Sudah sewajarnya apabila adanya Ospek Jurusan terselenggara setiap tahunnya dimana bertujuan untuk membentuk orientasi awal perkuliahan dan mengenalkan kepada mahasiswa baru mengenai seluk beluk dunia perkuliahan yang sesungguhnya. Namun, bagaimana dengan interaksi antara mahasiswa baru yang satu dengan yang lainnya? Dengan latarbelakang inilah yang kemudian menginisiasi HIMASIGARA untuk menyelenggarakan Leadership Training and Familirity (LTF) 2016. Acara ini tidak lain dan tidak bukan bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan yang baik diantara mahasiswa baru Jurusan IAN. Tidak hanya itu, LTF juga dapat menjalin interaksi, komunikasi, dan tentunya keakraban di antara mereka,

Acara yang dilaksanakan selama dua hari satu malam pada tanggal 10-11 September 2016 tersebut bertempat di Wisma PU Pasanggrahan Kaliurang. Terbagi menjadi delapan gugus, para mahasiswa sangat antusias di dalam kegiatan tersebut. Kegiatan dimulai dengan pemberian materi penelitian oleh Dosen IAN dan sekaligus membuka acara serta pelepasan. Setelah itu, games pun tetap selalu mengiringi berjalannya acara. Kemudian acara dilanjutkan dengan perkenalan panitia dan pengurus HIMASIGARA. Pada sore hari dilanjutkan dengan tracking. Selanjutnya pada malam hari dilanjutkan dengan pentas seni dan tidur malam. 

Pada hari selanjutnya dibuka dengan senam pagi dan sarapan yang dilanjutkan dengan presentasi hasil observasi singkat selama tracking pada hari pertama yang dilakukan oleh mahasiswa baru. Hasil observasi singkat tersebut kemudian dituangkan ke dalam media presentasi yang lebih mudah dipahami. Dengan bermodalkan spidol dan kertas manila putih, kelompok observasi singkat yang telah diacak dari gugus sebelumnya tersebut satu persatu memaparkan presentasi mereka dengan juri oleh Bapak Pandhu Yuanjaya, MPA selaku dosen IAN.  Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sharing bersama DPO (Dewan Pertimbangan Organisasi) yang diisi dengan diskusi materi ataupun isu yang sedang hangat diperbincangkan oleh kalangan masyarakat sekitar maupun Indonesia. 

Ari Fadli Putra selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa LTF pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, kami menyelipkan konsep peneliti muda pada acara tersebut sehingga kami mengharapkan bahwa pada tahun-tahun berikutnya, mahasiswa baru yang notabennya dapat memajukan Jurusan Ilmu Administrasi Negara dengan karya-karya tulis yang ditulis terus-menerus ke depannya. Diharapkan pula dengan acara tersebut, mahasiswa baru Jurusan IAN dapat meningkatkan rasa solidaritas antar sesama mahasiswa baru ataupun civitas akademika lain di Jurusan Ilmu Adminitrasi Negara. Bravosigara! 

OSPEK JURUSAN ILMU ADMINSTRASI NEGARA








           Awal tahun perkuliahan memang sudah lazimnya terselenggara OSPEK (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus)di setiap universitas di seluruh pelosok nusantara dengan bertujuan untuk membentuk orientasi awal dan mengenalkan kampus serta dunia perkuliahannya pada mahasiswa baru. Tak terkecuali dengan Universitas Negeri Yogyakarta. Pada tahun 2016 ini, setiap fakultas dan masing-masing jurusan di UNY siap mengantarkan mahasiswa barunya ke jenjang yang lebih tinggi lagi. 

  Seperti halnya Jurusan Ilmu Adminitrasi Negara, pada tahun 2016 kembali melaksanakan OSPEK Jurusan seperti tahun-tahun sebelumnya. OSPEK Jurusan Ilmu Adminitrasi Negara diselenggarakan pada hari ke-empat dari OSPEK Universitas, yakni pada tanggal 25 Agustus dengan tema “Membentuk Administrator Muda yang Berbudaya Sebagai Wujud Gerakan Mahasiswa Emas Indonesia”. Bertempat di Taman Pancasila Universitas Negeri Yogyakarta , OSPEK Jurusan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh 87 orang dari 90 mahasiswa baru Jurusan Ilmu Administrasi Negara 2016.

Konsep acara ospek pada tahun 2016 ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Pada awal acara, mahasiswa baru diajak untuk jalan-jalan mengitari kampus FIS dan kelas yang akan digunakan untuk pembelajaran. Selanjutnya yaitu sambutan oleh ketua Ospek Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Sashia Forenzka kemudian ketua HIMA IAN, Syamsul Arifin dan yang terakhir yakni oleh Kajur IAN Bapak Drs. Argo Pambudi, M.Si sekaligus untuk membuka acara. Setelah pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan dosen dan dilanjutkan dengan sharing bersama DPO (Dewan Pertimbangan Organisasi) dan KAMNIGARA (Keluarga Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara). Acara dilanjutkan dengan games dan diskusi bersama satu gugus yang membahas tentang isu-isu yang sedang hangat di kalangan masyarakat Indonesia. Acara yang paling terakhir yakni MABA AWARD dimana mahasiswa yang aktif dan tergolong ke dalam nominasi dan gugus pemenang game kemudian diberikan hadiah. Lalu setelah itu, ditutup oleh MC. Namun, sebelum ditutup, acara masih berlanjut dengan video persembahan dari panitia kepada mahasiswa baru.

Menurut ketua pelaksana, Sashia Forenzka Maydiena, dengan adanya Ospek Jurusan pada tahun ini dapat mengantarkan para mahasiswa baru Jurusan Ilmu Administrasi Negara menuju dunia perkuliahan yang sangat jauh berbeda dari atmosfir dunia sekolah. Sementara itu, menurut Syamsul Arifin selaku ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara dengan adanya Ospek Jurusan tersebut mahasiswa baru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat pada dunia perkuliahan salah satunya yakni melalui Ospek Jurusan. Melalui ospek pula, mahasiswa baru belajar untuk mampu berfikir kreatif, solutif, dan inovatif di dalam menghadapi segala sesuatu. Wahyu Purnama Sidik selaku mahasiswa baru juga sangat merasa senang dengan adanya Ospek Jurusan tersebut. Menurutnya, dengan adanya Ospek, semua civitas akademika Jurusan Ilmu Administrasi Negara dapat mengenal lebih baik satu sama lain dan mampu menjalin hubungan yang bersinergi untuk ke depannya mampu dicapai tujuan ataupun visi dan misi dari Jurusan Ilmu Administrasi Negara sendiri
.
Selamat datang mahasiswa baru Jurusan Ilmu Administrasi Negara 2016! Bravo Sigara!

Rabu, 05 Oktober 2016

Pengumuman 10 Finalis SIC

               Berikut adalah pengumuman lolos 10 besar Lomba Esai Tingkat Nasional SigaraIn Competition 2016 dengan tema "Inovasi Daerah dalam Memperkuat Open Government pada Tata Pemerintahan Indonesia" silahkan cek di dalam link berikut: Pengumuman Finalis SIC

Ketentuan lengkap bagi finalis dapat diunduh dalam link berikut:
Teknis Presentasi
              Acara puncak SIC 2016 akan diadakan pada 12 Oktober 2016 di Ruang Ki Hajar Dewantara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta.
Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam acara SIC 2016. Sampai jumpa di SIC 2017!

Unordered List



Support